Jumat, 10 Oktober 2008

Aku mendambakan itu semua...

Aku mendambakan sebuah keluarga yang indah.
Bukan..bukan aku yang membina keluarga sendiri, tapi aku dan keluarga.
Keluarga yang selalu diliputi rasa cinta, kasih sayang, sekaligus persahabatan.
Dimana kami saling terbuka di dalamnya. Tidak hanya canda tawa, tapi rasa saling memiliki yang lebih. Tidak hanya bangga dengan prestasi dunia yang terukir, tapi lebih kepada rasa nyaman berada di dalamnya. Berani berpendapat, berbicara tentang segala hal, tidak hanya mengenai pergaulan, pendidikan, atau karir. Tetapi lebih kepada hal yang lebih pribadi. Tentang masa lalu yang tidak seharusnya dilupakan bahkan ditutupi, tentang cinta yang indah yang tumbuh diantara kami, putri-putrinya.
Tak ada lagi takut. Takut melangkah, takut berkata, takut mengambil sebuah keputusan.
Aku mendambakan keluarga yang indah.
Yang selalu menjadi ’tempat sampah’, menumpahkan segala unek-unek yang ada. Menjadi keluarga sekaligus teman, dimana tempat berbagi di kala susah maupun senang.
Aku mendambakan keluarga yang indah.
Dimana hanya di situlah aku selalu ingin kembali. Merindukan segalanya. Tak ada tangisan kesal, sebal, kecewa, apalagi marah.
Aku mendambakan sebuah keluarga yang indah.
Ibu yang sabar, tempat curhat segala keluh kesahku. Tentang hidupku, kuLiahku, teman-temanku, kisah cintaku.
Bapak yang bijaksana, teladan yang selalu ingin aku tiru, tempatku ingin mengutarakan semua pengalaman hidupku yang mahadahsyat.
Adik-adikku yang lucu, dimana kami saling terbuka dan menyayangi.
Aku mendambakan itu semua...

2 komentar:

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...