Tampilkan postingan dengan label cuma cerita. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label cuma cerita. Tampilkan semua postingan

Senin, 23 Desember 2013

Menikah dan Hamil

Whoops, ini adalah postingan pertama saya. Pertama? Iya, setelah jadi istri.


Jadi ceritanya, 5 Oktober 2013 di Banjarnegara kemarin ribuan Malaikat turun menyaksikan sakralnya prosesi akad nikah dengan raut muka Bapak yang tegang dan saya yang saking nervousnya sama sekali nggak berani menatap suami (ciee suami...), sampai prosesi selesai, walaupun duduk bersebelahan. 

Ternyata Mas Idok--Ini kali pertama saya nulis pakai kata 'Mas' di blog ini. FYI, beberapa bulan sebelum menikah saya memutuskan untuk perlu menambah imbuhan 'Mas' dan nggak cuma sekedar Idok. Walaupun cuma selisih umur dalam hitungan bulan, tapi ternyata it works, lho! Kalau punya pasangan yang juga seumuran, cobain aja sendiri, you will know what I feel--lebih banyak dan lebih sering update blog dibanding saya. Jadi, silakan lebih lanjut baca blognya Mas Idok di sini. Karena postingan ini sengaja akan saya isi dengan cerita yang super duper dahsyat tentang gambar di bawah ini;


Buat yang belum tahu, gambar di atas adalah alat test kehamilan yang saya coba setelah beberapa hari curiga karena tamu bulanan tak kunjung datang. Rabu pagi, 20 November 2013, dari BAK (Buang Air Kecil) yang pertama saya mendapatkan hasil testpack dengan 2 garis strip dimana garis satu-nya masih terlihat samar. Tapi berdasarkan petunjuk di testpack yang saya gunakan waktu itu (SENSITIF) katanya walaupun samar, tapi kemungkinan besar sudah positif hamil. Singkat cerita, besok malamnya, untuk memastikan kami memutuskan untuk pergi ke sebuah RSIA (Rumah Sakit Ibu dan Anak) yang pada pertemuan pertama, si dokter OBSGYN meninggalkan kesan yang kurang baik. Padahal, saya memilih kesitu setelah browsing dan mendapatkan review yang baik dari beberapa source yang saya baca. Tapi namanya orang kan beda-beda ya, mungkin si A cocok sama dokter ini, si B enggak begitu. Tapi yang jadi kabar gembiranya adalah saya benar-benar postitif hamil dengan rahim yang sudah menebal. Horray, Alhamdulillah!

Kebetulan, esoknya kami ada rencana pulang ke Banjarnegara. Oya, setelah menikah saya tetap tinggal di Jogja, bedanya udah bukan anak kos lagi. hihihihi ...Jadilah kepulangan ini sekalian kami atur untuk memberi kabar indah nan bahagia ini. Btw, saya saranin untuk yang mau beli testpack buat persediaan di rumah, mending beli aja OneMed (seperti gambar di atas). Saya beli di Apotek K24 harganya per satuannya Rp. 1.500. Hasilnya juga bagus. Nggak kalah sama SENSITIF yang harganya Rp. 25.000 itu :D

Sekarang, usia kehamilan saya udah masuk minggu ke-8 terhitung sejak hari pertama mens terakhir yaitu tanggal 30 Oktober 2013 ( bisa itung sendiri kan 'cuma' berapa hari dari tanggal nikah.hihihi...)

Dan drama hamil muda pun dimulai. Sekitar 2 minggu setelah tau saya hamil sama sekali nggak ada keluhan apa-apa. Makan enak, tidur enak, mual enggak, muntah enggak, ngidam juga enggak. Tapi setelah itu hari-hari rasanya lumayan cranky karena saya sepertinya jadi orang paling males sedunia. Gimana enggak, biasanya, saya paling kesel kalau suami males mandi sore. Sekarang, saya hampir nggak pernah mandi sore. Jarang masuk dapur karena baunya nggak enak. Kalaupun masuk dapur biasanya saya tutup hidung dan ada satu pashmina yang saya jadikan tutup alias masker. Alhasil, suami yang jadinya bikin susu dan bikin sarapan instan sendiri. Nggak ada hari tanpa mual dan muntah. Tapi, Alhamdulillah nggak ada makanan yang jadi anti. Sampai sekarang semua makanan masih doyan. Tapi ya itu, mual dan muntah tetap ga bisa terhindarkan. Tapi Alhamdulillah lagi, si baby yang sekarang masih berukuran milimeter itu baik-baik aja. Ini foto waktu kami kontrol beberapa hari lalu di RS Queen Latifa;


Ternyata, muntah saat hamil merupakan perubahan hormonal yang dialami hampir semua ibu hamil trimester pertama. Selain itu, hamil muda juga bikin sensitif, cengeng dan ehm, manja. So, many many many thanks buat Mas Idok yang super duper sangat sangat sabar dan baik sekali melayani ibu hamil muda yang rewel ini. Percayalah, Nak, trimester pertama ini akan segera kita lewati sebentar lagi dan masuk ke bulan-bulan berikutnya dengan lebih ceria dan enerjik!

Sekian cerita panjang lebar kali ini. 
Salam, saya, suami dan si baby. Doakan kami sehat-sehat terus ya!

Rabu, 27 Februari 2013

Tanjunganom, Banjarnegara

Halo, saya mau memperkenalkan kampung halaman Ibu. Tempat tinggal alm. Mbah Putri dan Mbah Kakung. Nama daerahnya Tanjunganom. That's why kami, dari mulai orang tua, dan saudara - saudara lain menyebut si-mbah dengan sebutan Mbah Tanjunganom. Sedikit kaget karena ternyata setelah dicari di wikipedia, artikel yang ada sepertinya dimasukkan oleh Pak Dhe saya sendiri, kakak laki-laki Ibu. Silakan baca di sini :)

Weekend lalu, saya berkunjung ke sana dan jalan - jalan sore bersama si bungsu berkeliling sawah hijau yang terbentang luas langsung di hadapan rumah si-mbah.






photografer : amy istiqlala
lokasi : Tanjunganom, Banjarnegara
hijab : cheruti polos by sweet julia shop

Sabtu, 05 Januari 2013

1st Anniversary Sweet Julia Shop

Rasanya random memang ketika langsung menyebutkan bahwa postingan ini adalah tentang Anniversary pertama-nya Sweet Julia Shop. Tunggu sebentar, apa itu? sepertinya asing. 
Baiklah, mari saya jelaskan sekilas.
Jadi, satu tahun yang baru saja terlewat ini adalah menjadi tahun yang luar biasa. Selain wisuda, bekerja di salah satu radio swasta di Jogja, Sweet Julia Shop lahir. 


Januari, 7th 2012.

Di tanggal itu transaksi pertama ditulis di buku catatan keuangan. Modal masuk.
Semalam, di Step Up 2 yang saya tonton ada satu statement yang buat saya cukup menggelitik. Kurang lebih seperti ini "the first experience is not always much better".
Jadi, diluar produksi yang selalu jalan, keuangan yang selalu berputar, promosi yang terus bergerak, customers yang selalu ada, tentu saja beberapa jalan berlubang di dalamnya juga ada.

Well, tapi toh akhirnya sampai juga di bulan ke-12. Berpartner dengan Ridho Utama dalam terus membuat usaha ini tetap jalan juga bukan perkara mudah. Sweet Julia Shop-nya 1, tapi kami terdiri dari 2 orang, 2 kepala, 2 ide, dan 2 genre. Bagaimanapun juga laki-laki dan perempuan punya banyak berseberangan pendapat. 

Akhirnya, masuk di bulan ke-12 ini menjadikan rasa sayang untuk usaha ini menjadi makin bertambah. Banyak planning yang sudah disusun, banyak mimpi yang ingin diraih. Terima kasih sekali untuk keluarga yang selalu mendukung, untuk pembeli yang excited di setiap saat produk kami realease. There's nothing perfect, as I told you that first experience is not always better, maka di momentum spesial ini ijinkan saya untuk memohon maaf kalau masih banyak hal yang kurang berkenan, komen yang belum terjawab, sms dan email yang tidak terbalas. Katanya, pengalaman adalah hal yang terbaik, jadi perjalanan selanjutnya adalah untuk terus memperbaiki diri, memberikan yang terbaik dari segi produk maupun pelayanan. 

Happy 1st Anniversary my dear Sweet Julia Shop, the best hijab and acessories online store

Sweet Julia Shop can be found at:

Official website    sweetjuliashop.com
Twitter                @sweetjuliashop
Fanpage             Sweet Julia Shop
BB                     3249C290
Youtube              youtube.com/Julia Alela
e-mail                 sweetjuliaonline@gmail.com

Kamis, 05 Mei 2011

Mei

Selamat malam dunia!
Ah, apa kabar ayah ibu di rumah ya? Tidak, tidak. Kalimat barusan seakan menunjukkan kalau saya belum pulang dari setahun yang lalu.

Tapi rasanya, semua yang terjadi di sini membuat waktu yang padahal baru sekitar sebulan lalu saya di rumah, terasa lama. Lamaaa sekali. Ah, waktu senang sekali bermain ya. Bermain dengan kemarin, hari ini dan esok yang tak tahu akan seperti apa.

Di sini saya mengenal kata ‘hectic’. Jelas karena keadaan. Walau tak lagi sering merasakan homesick, tapi kadang penat juga ya. Waktu juga akhir-akhir ini kacau. Hey, ini sudah Mei, padahal rasanya baru kemarin tahun baruan sepi di rumah nonton tv. Sudah Mei berarti sebentar lagi semester ini selesai. Sebentar lagi selesai berarti waktu yang tersisa untuk merampungkan project dan tugas akhir juga semakin menipis. Sudah sampai mana progressnya? Halah, jangan tanyakan soal itu. Sudah Mei berarti sebentar lagi masuk ke ranah kuliah kerja nyata dan praktek pengajaran lapangan. Halo, sudah siap mengajar dan terjun langsung ke lapangan? Haduh, kelas microteaching saja masih banyak koreksi sana-sini. Ini sudah Mei, sebentar lagi pertengahan tahun. Aih, sudah siap masuk ke gerbang ke dua puluh satu? Alamak, tua sekali rasanya. Beli pulsa yang banyak dihabiskan sms pacar saja masih minta.

Eh, tapi kalau bicara soal pendapatan, memang mencari pundi-pundi finansial itu tidak mudah ya. Baiklah, saya sedang belajar tentang hal itu. Bahkan rasanya cuap-cuap di depan mic beberapa jam sehari saja bisa menghasilkan lebih daripada rutinitas pemburu berita setiap hari. Duh, kalau bukan karena suka, pasti sudah mengeluh.

Sepertinya sudah banyak berkata. Apa yang bisa diselesaikan kalau hanya mulut yang bertindak. Ya, mulut hanya bertindak klise. Intinya ada pada diri ini. Sudah Mei, apa masih mau berdiam diri?

Selasa, 12 April 2011

Dicintai Tuhan

Pagi itu saya mendapat kesempatan mengikuti workshop yang diadakan oleh UKM Madawirna, Unit Kegiatan Mahasiswa Pecinta Alam-nya UNY. Hari itu Sabtu, 9 April 2011. Kalau tidak gratis, dipastikan saya tidak akan mau ikut. Secara itu hari Sabtu. Harinya mahasiswa berleha-leha.

Kesempatan mengikuti workshop cuma-cuma ini merupakan fasilitas yang diberikan Madawirna kepada semua UKM yang ada di UNY, termasuk Magenta Radio dimana ada saya di dalamnya. Berangkatlah saya dan Ucup, atas nama Magenta ke workshop itu.

Nama acaranya “Workshop Sarjana + + (baca : plus-plus)”. Awalnya kurang begitu bersemangat. Datang sedikit terlambat. Masuk ruangan, sudah sambutan dari Bp. Prof.Dr Jumadi (maaf, dikoreksi kalau salah), selaku perwakilan dari pihak rektorat. Langsung menuju ke bangku depan yang masih kosong, saya dengarkan saja sambil lalu apa yang beliau sampaikan.

Sampai ketika Profesor Jumadi selesai memberikan sambutan, Mas MC melemparkan pertanyaan, ‘Apa sih yang membuat Bapak bisa sukses seperti sekarang ini?’, Si profesor dengan santai menjawab, ‘Dicintai Tuhan’.

Pernahkah berfikir sejenak mengapa orang tua rela memberikan apapun untuk anaknya? Bekerja banting tulang untuk mencari nafkah, mengumpulkan pundi-pundi finansialnya untuk menghidupi keluarga, sekolah anak-anaknya, sandang,pangan dan papan.

Pernahkah sejenak merenung atas dasar apa ada lelaki yang rela meluangkan waktu, tenaga dan perhatian untuk wanitanya?

Mungkin ini terdengar klise sekali ya, tapi itu semua karena cinta. Cinta yang besar dan tulus dari orang tua ke anak dan keluarganya membuat mereka rela bekerja siang malam setiap hari demi orang-orang yang dicintainya. Memberikan apapun selagi mampu untuk anak-anaknya. Pun juga dengan cinta lelaki pada wanitanya. Dengan sayang dan perhatian, semua diberikan untuk dia yang dikasihinya. Apalagi kalau bukan karena cinta?

Tuhan juga demikian, kawan. Dia begitu cintanya pada kita,umatNya. Nafas untuk hidup, kaki dan tangan, akal yang sempurna, kesempatan yang selalu diberikan, kehidupan yang layak. Jika ingin mendapatkan apa yang kita minta, apa yang kita harap, buatlah Tuhan mencintai kita sepenuhnya. Berbuatlah manis agar Ia mengasihi, merahmati dengan cintaNya dan menaungi dengan rahmatNya. Untuk doa dan harapan yang ingin dijabani, cintailah Tuhan.

Regards,
Julia Alela


Minggu, 23 Januari 2011

Salam Hangat!

Wallaa, it's almost 1 year I don't open this blog since i wrote the last post.
Sepertinya saya terbuai oleh dua penyedia layanan blog lainnya, wordpress dan yang sedang banyak digandruingi sekarang, tumblr.

Tapi, selain itu, yang amat sangat fatal adalah, akun blogspot ini, beberapa bulan belakangan tidak bisa dibuka sama sekali. Entahlah, mungkin password yang saya masukkan, yang saya yakin itu benar, ternyata salah atau ada kesalahan di verifikasi emailnya? Dan bodohnya, saat dulu mendaftar, saya memakai email palsu alias asal-asalan. Maklum, dulu, waktu bikin blog ini belum tahu kalau email itu penting. Jadilah bingung bukan kepalang. Awalnya, sempat terfikir untuk membuat akun baru dengan cerita-cerita yang lebih menarik dan berisi. Tapi, hal itu urung saya lakukan mengingat blog ini dibuat lebih dari 3 tahun yang lalu. Banyak cerita lucu, sedih dan moment-moment penting yang ketika sekali klik, pastinya akan meninggalkan sedikit senyuman. Dari yang dulu jaman SMA sampai sekarang, sudah mau KKN.

Untungnya, saya ingat pernah memasukkan email alternatif saat mendaftar untuk membuat blog ini. And this is it! akhirnya bisa masuk juga!

Posting terakhir Januari 2010, sekarang sudah mau masuk ke Februari 2011. Dengan kembali dibukanya akun ini, semoga ilmu yang didapat, pengalaman yang diraih dan cita-cita yang ingin digapai bisa dibagikan di sini.

Regards,
Julia Alela.

Kamis, 28 Januari 2010

jadi, kapan kita kemana?

ini sudah kali ketiga saya liburan semester..
sudah mau menginjak angka empat, sebentar lagi genap di tahun kedua.
saya geli setiap kali mendengar kata liburan. Pernah kemana kita, sayang?
menghabiskan waktu berdua, hanya berdua saja.
bahkan pantai yang selalu hanya jadi bahan obrolan pun seakan terhempas, tak ada di daftar.
















atau mungkin wisata kuliner? sekedar jalan-jalan menikmati lezatnya masakan khas ditemani lampu temaram














ahaaa,yang satu ini bisa jadi menjadi liburan yang berkesan, buatku terutama, yang pasti akan kewalahan karena capek yang amat sangat. Hiking!














hmm, atau yang ini? yang selalu dijanjikan tapi belum pernah tanganmu menggenggamku saat berdiri melihat gemerlap lampu malam..bukit bintang..















jadi, kapan kita kemana, sayang?

Rabu, 09 Desember 2009

hacker

Ini terinspirasi dari beberapa teman, keluarga, pacar saudara saya, dan siapapun itu yang sudah menjadi korban hacker..
baiklah, awalnya saat ada teman dan entahlah siapa yang jadi korban--mau itu account facebooknya, emailnya atau bahkan web univ saya *yang terakhir ini kok bisa ya?*--keganasan hacker, respon saya adalah biasa-biasa saja.

tapi, saya berubah menjadi amat sangat geram saat ada yang jahil dengan account facebook adek saya. Oke, memang ga parah2 banget kalau dibandingkan dengan korban-korban lain, tapi tetep aja, rasanya pengen tonjok.
Walaupun akhirnya masalah itu bisa saya atasi sendiri dan account facebooknya bisa kembali dengan selamat sentosa bahagia sejahtera, sekali lagi, saya tetap geram..

sebenarnya, apa itu hacker?
Hacker adalah profesional komputer. Mereka menghabiskan sebagian besar waktunya, mendedikasikan keahlian komputer dan segala sesuatu yang berhubungan dengan dunia TI. Orang-orang ini merupakan pakar internet, memahami dunia komputasi. Administrator jaringan anda, menganggap mereka memahami benar apa yang mereka bicarakan, kebanyakan juga seorang hacker. Hacker bukanlah orang-orang yang ada dibarisan terdepan dalam perang internet guna memperoleh akses ilegal ke komputer tanpa alasan yang kuat. Seorang hacker hanya akan mengambil alih sistem jika hal tersebut membutuhkan proses pemikiran yang rumit, sesuatu yang menantang, dan yang akan memberikan informasi atau membantu mereka mengklarifikasi informasi tentang bagaimana hal tersebut dilakukan. Para hacker selalu haus ilmu pengetahuan, mempelajari lebih dalam, menyukai dan selalu ingin memperoleh lebih rinci mengenai subyek tertentu. Komputer. Internet. Catatan: Para hacker dapat juga didefinisikan sebagai kelompok White Hat

Mungkin, ini sah sah saja kalau kemampuan 'lebih' mereka yang bisa 'mencuri' itu digunakan pada waktu yang tepat.Tapi, ini menjadi sebuah tindakan kriminal jika sudah merugikan pihak lain.
Jujur sii, saya malah jadi lebih penasaran dan ingin tahu gimana menjadi hacker yang baik...hohohoo..
dari rasa penasaran itulah, seperti yang sudah dijelaskan di atas. Si hacker punya rasa ingin tahu yang lebih dan merasa tertantang untuk memecahkan sebuah kode rahasia.

Semoga hacker-hacker nakal itu sadar kalau mereka nakal

sumber : http://hackertjilieghon.multiply.com/journal/item/2

Selasa, 17 November 2009

we are one, huunnn :)

Hore horeee..sore ini sudah kembali ke kota pelajar, Jogjakarta.
Di sambut hujan lumayan deras. Akhirnya, musim hujan datang juga.

Jogja tidak berubah jauh selama satu minggu ini ditinggal ke kota orang. Oh, tidak, ini sedikit berlebihan. Yang berubah adalah tugas yangs menumpuk ditambah jadwal ujian yang menanti.

Oke, saudara-saudara, saya baru saja melewati satu minggu, atau lebih tepatnya, lima hari yang mengesankan di kota lumpia, ibu kota Jawa Tengah, Semarang.
Bertemu sahabat-sahabat baru yang hebat dari berbagai penjuru se Jawa Tengah.
Wuaaaaa, hunn, hunn, ayok karantina Lagi :D
haha..

Kalau masih ingat, berasa kaya akademia afi dimana kita ngga boleh bawa alat komunikasi dan ada beberapa kelas materi. Dan yang ngga kalah sama acara acara di tipi adalah ketik DW(spasi)nama finalis. Salute to mas Ryo Sragen dan Esfa Wonosobo, kalian kenapa bisa dapet sms paling banyak???ck.ck.ck…applause doong buat merekaaaaa! Prok..prok..prok..hahaha :p

Oke, katanya, awalnya kami masih jaim, belum berbaur, mungkin merasa masih asing dengan lingkungan baru. Tapi di malam itu setelah apresiasi seni dimana Tendy sama Putri duet nyanyiin malam terakhirnya roma irama, waaaahhh, jogged semuaaaa…belom lagi Vina Tegal yang malem itu kita daulat jadi suzanna karena dandanannya yg mirip banget joged2 juga di stage..ahaha..

atau waktu alumni nyanyiin ekspresi kita kompak triak triak dan pas lagunya tompi menghujam jantungku, hahaha…sorry, gung, salah2 mulu pas agung ngajak joged bareng :p
tapi, pas lagu kemesraan dan kita saling pegangan tangan buat lingkarang kecil, aduuh, satu satu pada nangis..yeah, lagunya leaving on a jet plane yg mba dini bawain pas apresiasi seni tadi juga pas sama suasana kita saat itu yang esoknya emang mau pisah..huhuhuhu…:((
Sebenarnya, awalnya ga akan menyangka kalau rasanya akan sedekat ini kalau udah berakhir..huhu*mellow*

Yang ada tiap hari jam 5 pagi harus sudah siap olah raga, jam 6 sarapan, jam 7 kelas, begitu setiap hari. Kecuali kunjungan hari terakhir sekaligus jalan-jalan. Belom lagi kalau telat, yaaaa, mas Arief pasti teriak teriak dan kita berasa mahasiswa baru yang lagi di ospek..teganyaaaaa..hhuhuu..

Tapi, tau nggak, waktu satu per satu pasangan masuk di backstage pas mau grandfinal, wooww,,kalian cantik cantik dan ganteng-ganteng bangeeeettt..udah ga mikir deh siapa yang bakal masuk 10 besar and who will be the next tourism ambassador of central java????

hmm,,congrat buat Agung sama Putri. Walaupun Agung kalo ngomong bahasa inggris kaya kereta cepet banget..hhehe..dan putri yang lucu nyebutin namanya berasa kaya cinta Laura..hahaa…I like ur way to say ur name, hunn ^^
Kalian emang pantes.

Dan buat semuamua yang dapet selempang lainnya, selamat yaaaaaaaaaaaa…
Bukan masalah gelar apa yang akhirnya kita dapet dari event ini, karena semua udah jadi duta wisata jawa tengah melalui kota masing-masing.
Bukan hasilnya, tapi proses dan pengalaman berharga yang kita dapat selama beberapa hari mengensankan ini yang bernilai buat jadi acuan bahwa kita masih harus dan terus untuk selalu belajar.

Terus komunikasi yaa...
Sayang kalian semuaaaaa :)
cuupss, mmuah ^

Selasa, 20 Oktober 2009

hati

Saya kasihan, sebenarnya, dengan hati saya.
Awalnya, tak ada maksud sama sekali untuk membuatnya sering sesak akhir-akhir ini.
Saya sayang hati saya.
Siapapun, ingat ya, siapapun, tak ada yang berhak untuk menyakitinya.
Tapi, kadang saya sendiri tak bisa menjaga dan akhirnya, si hati meringis, perih, kesakitan.

Saya bingung sendiri saat si hati ingin menangis, sedikit meronta dan meminta.
Bingung harus berbuat apa.
Bingung bagaimana mendiamkannya agar tak mengeluarkan setetes pun air mata.
Kadang saya suka kelabakan. Apa harus dibelikan mainan agar si hati tak merasakan itu semua dan menjadi longgar? Oh, ya ampun, hati saya bukan anak kecil! Maka, raga yang akhirnya berkamuflase dengan mimik yang tetap dibuat ceria. Sang hati pun terselamatkan.

Hati ini teman hidup saya. Dia yang paling mengerti segalanya, karena omong kosong saat orang lain berkata bisa merasakan apa yang kita rasakan karena mereka tidak benar-benar bisa. Mengerti apa mereka?! Bahkan hati mengerti saat saya tak perlu bercerita.

Untuk waktu yang belakangan ini seperti berperang dengan hati, untuk perasaan yang membuat hati berkecamuk, untuk cinta yang bermain dengan hati.
Kabar hati saya sedang tidak baik-baik saja.

Sabtu, 17 Oktober 2009

bertutur

Saya masih di Banjarnegara, kota kecil yang banyak orang mengerutkan dahi dan menjawab nggak tahu ketika saya bertanya 'tau nggak?'

Malam tadi, kami, sekeluarga baru saja mengadakan pengajian seratus hari meninggalnya mbah putri. Ini memang bukan tuntunan agama, hanya budaya masyarakat yang tidak ada salahnya juga bila dilaksanakan, intinya silaturhami dan selalu ingat yang Kuasa, bahwa kita pun akan diambil kapan saja, sewaktu-waktu.
Jadi ingat teman satu kelas saya di kampus, Yaya namanya, yang lebih dulu kembali kepangkuanNya saat Ramadhan kemarin. Kapan giliran kita?
Semoga bekal kita cukup nantinya ya, karena ga mungkin untuk minta transfer saat kehabisan bekal itu. Hanya amal dan sepi yang menemani.

Ohoho, maaf, awalnya sama sekali tak ada niat untuk menulis tentang itu. Hanya mengikuti jari-jari saya yang bergerak kesana kemari. Jadilah ini...

Jumat, 16 Oktober 2009

Cerita kecewa

Ini tidak pernah terbayangkan sebelumnya.
Apalagi untuk mendapatkan selempang dan gelar itu.
ah, sama sekali tak ada bayangan. Walaupun harapan dan keinginan tetap ada. tapi, semua dilakukan tanpa disertai obsesi yang menggebu gebu dengan semangat yang berkobar kibar.

tapi, setelah ternyata Tuhan menyampaikan amanatnya melalui perantara selempang *yang derajatnya belum seberapa* itu, mau bagaimana lagi?
Bukan pasrah, tapi menerima dengan senang hati.. syalalalalalaaaa... :DD

Dan selanjutnya, seperti yang tak pernah terbayangkan itu, terjadilah.
Mungkin, kalau ga salah dan ga lupa, ini sudah minggu ke tiga saya bolak balik Jogja-Banjarnegara. Buat apa? Ya itu tadi, semoga anda bisa menangkap maksud saya, jangan sampai jatuh ya, nanti pecah! *???@$#%*

Awalnya, saya pikir ini bukan perjalanan yang melelahkan.
tapi kenyataannya sungguh berbeda sodara-sodaraaaaa...
Apalagi jika schedule yang ditetapkan tidak sesuai seperti apa yang direncanakan..
See, ini menjadikan saya membabi buta untuk mencari seorang manajer pribadi..*upss, serasa public figure kelas bintang sebelas*

Sebagai sebuah Instansi kedinasan di lingkup pemerintah, yang saat ini menaungi saya, harusnya mampu untuk menghandle segalanya sebagai konsekuensi dan kontrak kerja selama satu tahun ini. Mungkin, ini akan lain ceritanya kalau saya ada di kota yang sama dan tak perlu ada di jalanan panjang setiap minggunya 'hanya' untuk sekedar fitting baju atau mengisi formulir pendaftaran di tingkat selanjutnya.
Dan faktanya, saya memang harus sedikit berkorban agar semua lancar. Walaupun, pada akhirnya saya sendiri yang menelan pil pahit dan gigit jari sampai kempot karena ternyata pada kesempatan itu segala agenda yang ada hanya buaian.
Kenapa tidak dipersiapkan jauh-jauh hari sebelumnya?
Sebelum saya meninggalkan Jogja dan rela weekend saya direnggut dengan segala agenda itu?

Rasa capek tadi malam sepertinya makin menjadi. Kaki saya semakin pegal.

Selasa, 06 Oktober 2009

Mendung pagi ini, seperti mengerti..

mungkin lama sudah tak mengisi beberapa huruf di sini.
sampai lupa bagaimana entri postingan baru *ini serius*

sudah berbulan bulan, masih sama seperti postingan di bawah ini.
saya seorang pencemburu walaupun sampai saat ini masih dicemburui habis-habisan.

Kamis, 18 Juni 2009

i'm a jeaLouser

haha..apa apaan ini juduLnya??
mendadak kepengen nuLis ajah.
kenapa mendadak?
karena tak sengaja menemukan sesuatu yang patut untuk dicemburui.
hoho..

Senin, 08 Juni 2009

Long time no see

uda Lama ngga nuLis..
huauaaaahhh..terlalu banyak cerita ,
terLaLu banyak agenda,
terlalu banyak masalah,
terlalu banyak ...
aaargggh..

besok pulang kampung. Berharap benar-benar tenang di minggu tenang ini.
hupf..

Jumat, 22 Mei 2009

beLajar

Aku belajar banyak beberapa waktu belakangan ini.
Tentang bagaimana menyikapi banyak kepala dengan berbagai ide yang muncul.
Tentang tugas yang menjadikan pengalaman baru, kata temanku, investasi masa depan.
Tentang waktu, yang lagi-lagi, aku belum bisa memanfaatkannya dengan baik saat diri ini secara tak langsung terforsir. Makan tak teratur, air putih yang masuk hanya beberapa teguk setiap harinya, tidur pun tak cukup.
Tentang cerita berorganisasi yang membuat pikiran dipenuhi deadline apalagi jika banyak sanggahan yang masuk. Aku benci rasa ini. Tapi memberikan kepuasan tersendiri saat semua berakhir. Kemudian aku bisa berujar ‘ternyata aku bisa’.
Pun tentang cinta yang ternyata menjadi riskan ketika, ah, susah sekali untuk menjelaskannya.

Tapi aku belum belajar satu hal, mencintai informatika.
Seakan hanya menjadi sebuah rutinitas, berangkat, duduk manis menjadi mahasiswa yang baik, dan pulang.

Terimakasih untuk matamata yang menjadi khawatir karena aku yang bandel, yang tak nurut dan membiarkan ‘menyiksa’ perutku sendiri.

Pagi tadi temanku menanyakan apa hal yang paling indah menurutku?
Aku jawab ; bersyukur atas semua yang ada setiap waktunya.

Kamis, 14 Mei 2009

Sekelumit Cerita Tentang Ibu

Hari ini memang bukan hari ibu. Bukan pula ulang tahun ibu, sudah lewat satu minggu yang lalu.

Tapi aku ingin sedikit bercerita tentangnya.
Tentang wanita super yang dari rahimnya keluar aku yang nakaL ! :p
Ibuku itu wanita cantik. Foto-foto jaman mudanya dulu membuatku tahu bahwa kecantikan yang ada pada diriku saat ini memang menurun darinya (narsis mode : ON ! haha)

Suka sekali makan yang pedas-pedas. Kalau makan bakso bersama, kami kadang berdecak kagum saat ibu menuangkan beberapa sendok sambal + saus ke mangkoknya. Belum lagi kalau makan mendoan dengan cabai rawit yang besar-besar.

Ibu juga pintar memasak. Tapi, keahliannya yang satu ini belum sama sekali menurun ke satu pun anak perempuannya. Padahal tak jarang aku di ajaknya ikut ‘menghancurkan’ dapur. Di ajari cara memasak tumis kangkung dan sebagainya. Diberinya beberapa resep makanan. Tapi aku hanya mengangguk-ngangguk seolah mengerti saat ibu bertanya “nah, gitu resepnya. Ngerti kan? Di inget-inget ya !”. Maka sekali lagi, anggukan yang hanya disertai kata “iyaaaa..” itu cuma sebatas anggukan belaka yang jika beberapa hari kemudian gantian aku yang disuruh memasak, aku langsung menjawab “enggak bisaaaa !”

Ibu itu pelindung. Dulu, waktu seumuran SD, kamarku persis di sebelah kamar ibu. Kalau suatu malam aku mimpi mengerikan dan menyeramkan, entah kenapa, begitu tersadar, langsung teriak “ibuuuuuuuu..!!!!”, maka dengan kaget dan tergopoh-gopoh karena tidur nyenyaknya terusik dengan suara lolonganku, ibu datang ke kamarku dan tanpa dikomando, beliau langsung saja tidur di sebelahku. Atau jika benar-benar ketakutan, langsung kugedor kamar ibu. Begitu pintu terbuka, langkahku tak tertahankan untuk tidur disisinya dan memeluknya erat-erat. Setelah itu, mimpinya hilang, berganti dengan tidur yang nyenyak.

Ibuku itu sering menunjukkan kasih sayangnya dengan emosi.
Sekilas, kerjaannya marah marah. Kalau sudah begitu, seisi rumah dibuat BT olehnya. Semua kena imbas. Jutek sekali mukanya.
Aku sering menangis dibuatnya. Salah sedikit, ibu marah. Dulu, kadang aku iri kenapa ibu tak seperti ibu-ibu lain? Kenapa ibu tak seperti ibu teman-temanku yang tak pernah marah-marah dan ngga jutek?
Malah, aku sempat berpikir, kenapa aku punya ibu seperti ibuku yang kerjaannya marah-marah?
Tak jarang juga ibu berbicara dengan nada sedikit ketus karena aku nakal atau mungkin tak nurut dengan perintahnya. Ah, bahkan tangannya pernah mendarat di pipiku ketika tak sengaja aku menumpahkan bubuk bahan untuk buat kue *lupa namanya* yang, waktu itu, aku buat main-main di lempar-lempar.

Tapi, ibuku itu wonderwoman sejati. Dia superhero keluarga. Saat Bapak lebih sering disebut ‘supir’ ketika kami sekeluarga bepergian, maka ibu lebih suka menganggap dirinya sebagai manager keluarga. Wanita itu yang mengatur segalanya, walaupun kadang terkesan sedikit ‘sok ngatur’. Tapi percayalah kawan, tak ada ibu semua kacau. She always seem how to handle.
Jika musim lebaran datang, ritual kami adalah menginap di tempat mbah dari bapak dan juga dari ibu. Mulai dari logistik ( camilan, minum, dll) untuk diperjalanan sampai semua perlengkapan mandi yang dipakai sekeluarga ( ex : sabun, pasta gigi, shampo ,dll) semua ibu yang ngatur. Bukan berarti semuanya diserahkan sama ibu. Barang-barang pribadi untuk diriku sendiri tentu saja tidak lagi jadi bagiannya. Kecuali untuk adikku yang paling kecil.

Ah, mungkin harus banyak halaman jika ingin menceritakan segalanya tentang ibu.
Ibu yang selalu memberikan supprotnya saat aku akan masuk ke bangku kuliah (Lagi-lagi masalah ini).
Dia bilang segalanya adalah yang terbaik.Walaupun aku belum merasakan sesuatu ‘yang terbaik’ itu sampai detik ini.

Ibu yang ikut-ikutan panik saat jerawat-jerawat sialan itu bertandang ke wajahku.
Ibu yang selalu semangat ketika aku ingin potong model rambut baru.
Ibu yang suka komplain jika aku memakai baju warna gelap.
Ibu yang memrogramkan kawat gigi untukku *Oh, tidaaaak..*
Ibu yang lebih suka kalau anak-anaknya dibilang lebih cantik dari dirinya dari pada ibunya yang lebih cantik dari anaknya.
Ibu yang selalu cemas dan menyalahkan bapak kalau aku mengabarkan bahwa uangku untuk keperluan hidup di kota orang ini telah habis.
Ibu yang tak begitu suka aku menganut paham konsumtif. Selalu ditegur saat pulang ke banjar dengan membawa sesuatu yang ‘baru’.
Ibu yang selalu ingin aku menyanyi di tiap kesempatan, bahkan di sebuah cafe yang saat itu banyak teman-temanku di sana dan seketika itu juga aku menolaknya *hoho..aku tak sePD dulu, bu*
Ibu yang suka cerewet kalau aku bawa mobil. suka bikin aku-yang-belum-lancar-nyetir jadi panik.

Ah, ibuuuu...
aku masih sering nakal.
Selalu buru-buru ketika selesai solat. Lupa tak mendoakannya.
Padahal aku yakin, namaku selalu terselip disetiap doa panjangnya. Ibu selalu bilang, baik di telepon juga sms, semoga eya sukses, jadi orang beruntung dan dapet jodoh yang soleh. Bahkan di usiaku yang belum sama sekali menyentuh kepala dua, ibu sering bilang kalau harus dapat suami yang pintar dan soleh. Yang bisa jadi imam.

Aku pun masih sering membantahnya. Masih jadi anak sulungnya yang malas. Yang bahkan untuk menanak nasi pun masih harus menunggu disuruh.
Sekarang, ibu memang sudah jarang lagi marahmarah, setidaknya di depanku. Kami sudah jarang bertemu. Tidak setiap hari lagi seperti dulu. Sudah tak lagi makan masakannya setiap hari. Sudah tak lagi bersenda gurau setiap hari.

Di ulang tahunnya yang sudah menginjak usia ke empat puluh tiga, aku masih merasa gadis kecilnya yang manja. Ah, ibu pasti kesal dengan sifatku yang terkadang masih suka menjengkelkan.
Walaupun kadang aku masih suka mengharap ‘coba ibu seperti itu’, tapi dialah ibu yang paling baik untukku. Mungkin ibu tak suka menuangkan keluh kesahnya ke tulisan, seperti apa yang sering aku lakukan ( padahal aku sangat berharap ibu suka menulis). Karena jujur, aku suka iri kepada ibu-ibu lain yang suka bercerita tentang anaknya lewat tulisan, bercerita tentang apa saja, lewat tulisan.
Tapi, ibuku bukan tipe seperti itu.
Sekali lagi, dia lebih suka menunjukkan kasih sayangnya lewat cara lain, bahkan lewat emosinya sekalipun.

Maafin eya ibuuu..
Eya pun butuh proses untuk menjadi anak yang baik. Sampai kapanpun eya akan berusaha menjadi yang terbaik. Anak yang baik, kakak yang baik, anak kuliahan yang baik. Semua untuk ibu.

see also : note facebook

Rabu, 13 Mei 2009

Tunjukkan padaku by SO7

Tenangkan resahku saat langkahku terasa berat

Teduhkan jiwaku saat matahari bersinar terlalu pijar

karena dirimu satu satunya yg kuandalkan
saat diriku tak mampu berdiri di sini,
sendiri..

Ceritakan sayang hari2 yg tLah kau lalui,
katakanLah sayang smua hal yg kau benci dari diriku.

Cobalah cobaLah
tuk mengerti keadaan ini,
aq rapuh saat kau tinggalkan..

Tunjukkan padaku kau slalu mencintaiku
jadiLah peLindung bagi sayapku,
aq berjanji selalu menemani langkahmu,
dalam setiap helai nafasmu..

Bangunkan tidurku,bila kau terjaga lebih dulu,
bergegaslah sayang,
kita isi makna indahnya hari ini..

"sayang km,bo"

Senin, 11 Mei 2009

girLs doing

Apa si yang dilakukan cewek kalo mau pergi (kuliah, sekolah, hang out, dll, dll) ???

Oke, Let’s see !

1. Mandi
Ini jelas. Hukumnya wajib !

2.Muka dibersihin, trus pake cream pagi ato alas bedak ato pelembab, dan sejenisnya.

3. Abis itu, muka dipoles sedemikian rupa. Yang simple *kaya gue* cukup pake bedak (itu pun tabur ! kata dokter kulit yang cantik itu siy, muka ky gue (baca : jerawatan) sebaiknya pake bedak tabur)
Kalo mau yang sedikit berwarna, bulu mata kasih eyeliner, trus maskara, kasih eyeshadow juga, blush on kalo perlu (btw, ini mau ke kampus ato kondangan?? :p)

4. Nah, muka uda siip, tinggal bibir kasih lipgloss ato lipbalm ato semacamnya. Kalo yang PD, kasih lipstik sekalian juga gpp. Nah, sekali lagi kalo suka yang simple2 kaya gue, cukup lipgloss dengan warna yang soft dan nyaman. Rasakan kalau bibir anda adalah yang paling sexy ! hahaa.. ( sorry buat intan yang lipglossnya gue curi dan ta bawa ke jogja. Kok dy ngga merasa kehilangan ya?? padahal uda dari semester kemaren ! hhihii..)

5. Baru pake baju yang akan anda kenakan hari itu.
kenapa pake bajunya terakhir?? Biar kalo pas lagi pake make up, bajunya ngga kotor. *tips yg aneh*

6. Lalu rapikan rambut anda, di ikat, di kepang, di gerai, terserah. Yang pakai kerudung ya dipakai kerudungnya. Jangan lupa, sebelum dipakai, kerudung disetrika dulu, biar rapi.

7. Untuk yang pake kendaraan pribadi ( motor, mobil, taxi, angkot *Lhoo, salah yaa..*), panaskan motor atau mobil anda, selagi persiapan sebentar lagi selesai.
Buat yang dijemput pacar, supir pribadi, atau perlu jemputan taxi, hubungi jemputan anda dan bilang kalo anda sudah siap.

8. Pake parfume..
hmm,,wangi daahh..

9. Pake sepatu, ambil tas yang mau dipake.

10. Motor atau mobil yang dipanaskan sudah siap dihidangkan *hahaha* maksudnya sudah siap dipakai, jemputan juga ngga bakal lama menanti.

Selamat beraktifitas :D

ps : berdasarkan survey terhadap salah satu orang yang bisa dipercaya !
haha.. :D

Minggu, 10 Mei 2009

dapet segepok award !! :)



















waaahh..uda lama ngga buka blog,, tau2 ada yang komen di shoutmix dan bilang kalo saya mendapatkan award, sodara-sodara..

makasiiih buat dika *awalnya, aku pikir dika itu ananto mahardika, eh ternyata beda orang! ahaha...*
ngga tanggung-tanggung, 6 award sekaligus.. !!
siip de..

dan award ini aku kasih juga ke :
1. idok
2. ermaya maya
3. dika
4. fikri yudha
5. iyan
6. kaqiesports

Aturan maennya.

1. Letakkan gambar 6 awardnya di blogmu.
2. Pasang link ke pemberi award.
3. Sebarkan award ini ke blog lainnya.
4. Pasang link ke penerima award.
5. Tinggalkan pesan di shoutbox atau post comment.

ps : award yg gambar vespa mengingatkanku pada cerita dulu ^^
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...